Site Loader

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangSustainable Development Goals memiliki 17 tujuan, salah satunya adalah memastikan pendidikan kualitas yang inklusif dan merata dan mempromosikan kesempatan belajar yang jangka panjang untuk semua orang. Dalam target tersebut dijelaskan bahwa masyakarat baik itu perempuan maupun laki-laki harus menyelesaikan pendidikan dasar secara adil, gratis, memiliki akses, tidak adanya disparitas gender, dan mencapai tingkat melek huruf dan berhitung.Pendidikan yang berkualitas penting bagi sebuah negara. Masa depan bangsa bergantung pada pendidikan berkualitas. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas, orang tua akan lebih percaya bahwa anaknya tidak akan sia-sia pergi bersekolah. Dari sekolah tersebut, anak-anak dapat memiliki kemampuan, pengetahuan, dan perilaku yang baik dan menjadi masyarakat yang produktif yang dapat memajukan negara tersebut. Selain itu, dari segi agama, Allah SWT memerintahkan umat manusia untuk menuntut ilmu. Dalam firman Allah SWT disebutkan bahwa…??????? ??????? ??????? ??????? ?????? {1} ?????? ???????????? ???? ?????? {2}??????? ????????? ??????????? {3} ??????? ??????? ??????????? {4}??????? ???????????? ??? ???? ???????? {5}”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. Al-Alaq: 1-5)Pada ayat tersebut Allah memberi perintah kepada manusia untuk belajar dan menuntut ilmu. Manusia diperintahkan untuk membaca untuk menuntut ilmu dan menggunakan pena untuk mencatat ilmu pengetahuan. Allah juga telah menganugrahkan manusia dengan penglihatan dan pendengaran, agar manusia yang tadinya tidak mengetahui apa-apa dapat belajar.1.2 Rumusan Masalaha. Bagaimana sistem pendidikan bisa dikatakan berkualitas?b. Apa saja faktor yang mendukung adanya pendidikan berkualitas?c. Bagaimana dampak dari pendidikan berkualitas?1.3 Tujuan Penulisana. Mengetahui sistem pendidikan yang berkualitas.b. Mengetahui faktor apa saja yang mendukung adanya pendidikan berkualitas.c. Mengetahui dampak dari pendidikan berkualitas.1.4 Manfaat Penulisana. Membantu meningkatkan kualitas pendidikan di suatu Negara untuk membantu masa depan bangsa.b. Meningkatkan mutu faktor-faktor yang mendukung adanya pendidikan berkualitasc. Menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermanfaat bagi perkembangan bangsa. ?BAB II PEMBAHASAN2.1 Kriteria Pendidikan Berkualitas Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik. Terdapat dua kriteria yang bisa membuat suatu sistem pendidikan menjadi berkualitas menurut United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (2005).2.1.1 Perkembangan KognitifSalah satu tujuan utama dari sistem pendidikan adalah perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif dapat dengan mudah diukur, bisa melalui kelompok individu dari masyarakat ataupun dibuat perbandingan secara internasional. Namun, sulit untuk meningkatkan hasil dari perkembangan kognitif itu sendiri. Setiap negara memiliki budaya yang berbeda, mulai dari cara anak-anak dibiasakan untuk belajar sejak kecil, cara belajarnya, ataupun cara guru dalam mengajar dan menghadapi murid-muridnya. Setiap negara juga memiliki sistem dan target pendidikan yang berbeda sesuai dengan kondisi dari masing-masing negara. Maka dari itu, kualitas dari pendidikan tidak akan bersifat universal apabila pencapaian kognitif menjadi salah satu definisi dari kualitas. Dalam firman Allah SWT disebutkan bahwa… ???????? ???? ??????? ???????? {8} ?????? ???????? {9} ???????? ?????? ????????? {10}”Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya.” (Q.S. Abasa: 8-10) Pada ayat tersebut dibahas bahwa pendidikan harus setara dan universal untuk semua orang tanpa memandang status tertentu. Walaupun saat ini setiap negara memiliki sistem dan tingkat pendidikan yang berbeda-beda, tidak boleh adanya perbedaan kesempatan untuk setiap orang untuk belajar, dari manapun itu suku, ras, golongan, dan agamanya.2.1.2 Perkembangan Kreativitas dan EmosiPendidikan harus mengembangkan kreativitas dan emosi dari pelajar untuk mendukung kedamaian, kemasyarakatan, dan keamanan di dunia agar generasi-generasi selanjutnya terus mendapatkan nilai kesetaraan dan budaya. Namun, faktor pendidikan berkualitas ini memiliki penilaian objektif yang berbeda-beda dari tiap negara di seluruh dunia. Sehingga apabila dibandingkan dengan perkembangan kognitif, perkembangan kreativitas dan emosi akan lebih sulit untuk dinilai. Dalam firman Allah SWT disebutkan bahwa…?????? ???????? ???? ?????? ?????? ???? ???????????? ?????????? ???????????? ????????? ???????? ?????????? ????????? ?????????? ? ????? ??? ??????? ???????? ???????? ?????????????? {21}”Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Rum: 21)Pada ayat tersebut, Allah SWT mengingatkan kepada manusia untuk berpikir. Apabila manusia mengelola pikirannya dengan baik, mengendalikan emosi, menggunakan kecerdasan emosionalnya dengan baik, maka akan muncul tanda-tanda kebesaran Allah yaitu kedamaian dan ketentraman.2.2 Faktor Pendukung Pendidikan BerkualitasPendidikan berkualitas tidak akan tercapai dengan sendirinya. Untuk itu, dibutuhkan faktor pendukung untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas baik dari sisi internal maupun eksternal. Faktor pendukung dari segi internal adalah dari segi sekolah yaitu kualitas para guru atau tenaga pendidik. Faktor pendukung dari segi eksternal adalah masyarakat secara umum, dalam pembahasan ini adalah murid dan orang tua. 2.2.1 Guru atau Tenaga PendidikGuru atau tenaga pendidik berperan penting dalam pendidikan. Peran pertama dari guru yang dapat mendukung pendidikan berkualitas adalah membangun hubungan yang baik dengan  muridnya. Untuk menciptakan hubungan yang baik, seorang guru dapat mengadakan aktivitas belajar-mengajar yang mampu mengembangkan tiap individu mulai dari segi sosial, emosional, dan juga akademik. Dari segi sosial, guru dapat mengajarkan muridnya sopan santun, cara berhadapan dengan teman dan dengan orang yang lebih tua. Dari segi emosional, guru dapat mengajarkan muridnya untuk mengendalikan amarahnya, berbuat baik kepada orang lain, dan lainnya. Dari segi akademik, guru dapat mengajarkan muridnya ilmu-ilmu baru sesuai dengan bidang yang dikuasainya. Hasil dari hubungan baik tersebut dapat dilihat dari guru yang menikmati waktunya dalam belajar dan dapat membawa perubahan dalam kehidupan pelajar. Karena perannya yang penting dan bermanfaat, guru memiliki kedudukan yang tinggi dalam agama Islam. Hal tersebut dijelaskan pada firman Allah SWT bahwa orang-orang yang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya akan diberikan balasan sesuai dengan perbuatan baiknya yaitu…??? ???????? ????????? ??????? ????? ????? ?????? ??????????? ??? ???????????? ??????????? ???????? ??????? ?????? ? ??????? ????? ????????? ??????????? ???????? ??????? ????????? ??????? ???????? ??????????? ??????? ????????? ????????? ? ????????? ????? ??????????? ??????? {11}”Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Mujadilah: 11)Negara-negara berkembang memulai reformasi pendidikan awal untuk meningkatkan pendidikan. Hal tersebut dimulai dengan fokus terhadap penyediaan bahan ajar dan pengajaran guru yang spesifik. Metode pengajaran yang lebih interaktif dan fleksibel, menyesuaikan dengan kemampuan murid dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan. Untuk menciptakan metode tersebut, dibutuhkan guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang kuat untuk mendorong keterampilan dan memberikan motivasi untuk muridnya.Di kelompok negara yang telah dianalisis, peningkatan kualitas pengajaran dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Diantaranya adalah menetapkan persyaratan masuk yang tinggi bagi para guru, memberikan pelatihan pada institusi berprofil tinggi, dan berinvestasi dalam pengembangan profesional staf guru secara terus menerus.  Karena guru yang berkualitas akan membantu memajukan masa depan bangsa.2.2.2 PelajarPeran siswa seperti terowongan yang tidak dapat dihindari yang anak-anak dan remaja lewati sebagai sarana sosialisasi wajib. Peran telah dianggap oleh sebagian orang sebagai landasan kelembagaan masyarakat. Mereka dipahami sebagai harapan perilaku yang berkaitan dengan posisi sosial seseorang yang didasarkan pada nilai dan norma institusi serta masyarakat. Pelajar adalah generasi emas dan penerus bangsa. Apa yang akan dilakukan pelajar di masa depan dan apa bekal yang mereka punya akan berpengaruh untuk masa depan bangsa.Pelajar memiliki perannya sendiri untuk memajukan pendidikan yang muncul, dirasakan, dan didorong oleh dirinya sendiri. Pelajar yang baik memiliki karakteristik tertentu, belajar dengan cara tertentu, berperilaku dengan cara tertentu, dan memiliki hubungan tertentu dengan sekolah dan guru. Untuk karakteristik kepribadian tertentu untuk seorang pelajar yang baik yang dapat membantu memajukan pendidikan, secara sosial seorang pelajar harus bisa berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya, ramah, sopan, saling membantu dengan temannya. Secara intelektual, seorang pelajar harus bisa menjadi pintar, memiliki pengetahuan yang luas, dapat berpikir logis, dan lainnya. Apabila dihubungkan dengan aktivitas sehari-hari, seorang pelajar harus bisa aktif, meluangkan waktu untuk hobinya, dan juga selalu berusaha untuk belajar. Secara individual, seorang pelajar harus bertanggungjawab, mengungkapkan pendapatnya, dan lainnya. Sangat banyak karakteristik kepribadian yang harus dimiliki oleh seorang pelajar. Karakteristik-karakteristik dari pelajar tersebut tidak dapat dimiliki secara utuh oleh setiap orang dan harus terus dipelajari seiring waktu. Namun, yang terpenting dari seorang pelajar adalah untuk selalu berusaha untuk belajar dan selalu meminta untuk tambahan ilmu. Dengan karakteristik-karakteristik tersebut akan menjadi bekal yang baik untuk mengurus bangsa di masa depan. Allah SWT memerintahkan manusia untuk selalu meminta ilmu kepada-Nya. Hal tersebut dapat dilihat dari firman Allah SWT yaitu…?????????? ??????? ????????? ???????? ? ????? ???????? ???????????? ???? ?????? ???? ???????? ???????? ???????? ? ?????? ????? ??????? ??????? {114}”Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku”.”Untuk belajar dengan cara tertentu, seorang pelajar harus selalu mendengarkan pelajaran di kelas dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Selanjutnya, perilaku pelajar yang dapat membantu memajukan pendidikan adalah dengan tidak dating terlambat, tidak mencontek, dan juga tidak mengobrol didalam kelas. Yang terakhir untuk hubungan, pelajar harus selalu sopan terhadap guru agar terjalin hubungan belajar mengajar yang baik antar kedua pihak. Pelajar juga harus selalu menjaga nama baik sekolah atau universitas tempat dimana ia belajar.2.2.3 Orang TuaManusia dilahirkan oleh seorang ibu. Kemudian ia akan tumbuh dan berkembang bersama orang tuanya. Orang-orang pertama yang akan ditemuinya pertama kali dan akan ia temui setiap hari adalah orang tuanya. Seorang anak akan melihat apa yang dilakukan orang tuanya sehari-hari dan akan mencontoh perilaku orang tuanya baik hal tersebut baik maupun buruk. Karena, sesuai dengan sifat anak-anak, mereka akan meniru apa saja yang mereka lihat dan belum bisa memilah pelajaran mana saja yang baik untuk ditiru. Ilmu yang diberikan orang tua akan menjadi dasar mereka dalam menuntut ilmu lainnya di kemudian hari. Allah SWT berfirman…?????? ????? ????????? ????????? ?????? ???????? ??? ??????? ??? ???????? ????????? ? ????? ????????? ???????? ???????{13} “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (Q.S. Luqman: 13)Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa penting bagi orang tua untuk mendidik anaknya sejak kecil, karena orang tua adalah guru pertama bagi anaknya dan hal-yang diajarkan oleh orang tua akan menjadi panduan anak sampai ia menjadi dewasa. Anak-anak akan meniru perilaku orang tuanya, sehingga penting bagi orang tua untuk berperilaku yang baik dan tidak mencontohkan perilaku-perilaku yang tidak terpuji didepan anak-anaknya. Orang tua dapat mengajarkan anak-anaknya tentang tauhid/aqidah yang baik, akhlak yang baik, berbakti kepada orang tua dan orang yang lebih tua, juga berperilaku baik dalam kegiatan sehari-hari.2.3 DampakSetelah beberapa tahun para pelajar mendapatkan pendidikan berkualitas, pelajar tersebut akan mendapatkan bekal-bekal baru dan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki karaktek, pengetahuan, perilaku, kemampuan yang dapat menjadi landasan untuk memberikan dampak positif dan juga kemajuan bagi lingkungannya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:?????? ?????? ???????????? ???????”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289). Dari arti hadits tersebut dapat diartikan bahwa sangat baik bagi orang-orang yang berpendidikan untuk memberikan manfaat bagi lingkungannya. Pendidikan yang berkualitas dapat memengaruhi pembangunan ekonomi dari suatu negara. Masyarakat yang sudah mendapatkan pendidikan sudah memiliki pengetahuan yang luas tentang kondisi perekonomian yang terjadi pada saat ini. Dengan pengetahuan tersebut, masyarakat dapat berpikir lebih logis dan rasional dalam menghadapi permasalahan dan pengambilan keputusan. Pendidikan yang berkualitas juga meningkatkan kesempatan seseorang untuk memiliki pekerjaan tetap. Dengan adanya penghasilan, masyarakat dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Kemudian, masyrakat yang ada dapat membuat inovasi-inovasi dalam memimpin negara ataupun perusahaan-perusahaan yang memegang peran penting perekonomian. Dengan adanya inovasi-inovasi dalam ekonomi, akan terdapat penyesuaian dalam lingkungan dan perbaikan dalam pembangunan ekonomi. Pendidikan berkualitas juga dapat menurunkan angka kemiskinan. Apabila orang-orang yang miskin bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, mereka dapat berkembang dan meninggalkan kondisi tersebut. Mereka dapat mencari pekerjaan dan mendapatkan penghasilan yang cukup untuk kehidupan mereka sehari-hari. Mereka bisa hidup mandiri dengan kemampuan yang mereka punya tanpa harus bergantung terhadap bantuan dari orang lain. Maka dari itu, pendidikan berkualitas menjadi masa depan bangsa dalam pembangun ekonomi dan berkurangnya angka kemiskinan di Indonesia. BAB IIIPENUTUP3.1 KesimpulanPendidikan dapat tergolong berkualitas apabila memenuhi kriteria yaitu perkembangan kognitif dan perkembangan kreativitas dan emosi yang baik. Berdasarkan firman Allah SWT dalam Al-Quran surat Al-Alaq ayat 1-5, Allah SWT memerintahkan manusia untuk belajar dan menuntut ilmu.Pendidikan yang berkualitas dapat tercapai dengan bantuan faktor-faktor yang mendukungnya. Faktor pendukung yang pertama adalah guru atau pendidik yang dapat mengadakan aktivitas belajar-mengajar yang mampu mengembangkan tiap individu dari segi sosial, emosional, dan juga akademik. Faktor pendukung yang kedua adalah pelajar sebagai generasi emas dan penerus bangsa yang selalu berusaha untuk belajar dan selalu meminta untuk tambahan ilmu. Faktor pendukung yang terakhir adalah peran orang tua untuk mendidik anaknya sejak kecil. Masa depan bangsa bergantung pada kerjasama dari ketiga faktor diatas. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas, akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkulitas pula. SDM tersebut dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi. Selain itu, dengan adanya SDM yang berkualitas, akan terjadi penurunan angka kemiskinan. Masa depan bangsa bergantung pada SDM yang ada, dengan adanya pendidikan yang berkualitas, pembangunan ekonomi akan menjadi lebih baik dan menurunnya angka kemiskinan.3.2 Saran1. Pendidikan berkualitas semestinya memiliki kriteria yang pasti, universal, dan dapat diukur agar dapat diketahui kapan target pendidikan yang berkualitas sudah dicapai.2. Harus ada kerjasama dan hubungan yang baik antara guru atau tenaga pendidik, orang tua, dan murid untuk mencapai pendidikan yang berkualitas dan meraih masa depan yang baik untuk Indonesia.3. Kesadaran masyarakat Indonesia harus ditingkatkan mengenai dampak dari pendidikan berkualitas agar setiap elemen yang ada di Indonesia dapat bersama-sama membantu untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan dan mensejahterakan bangsa

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Lewis!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out